PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kembali melaksanakan program...
TP PKK Babel Ajarkan Kader PKK Kecamatan Gabek Olah Ikan Tenggiri, Telur Cumi dan Udang Jadi Stik Ikan
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kembali melaksanakan program kegiatan yang menyasar ibu-ibu rumah tangga.
Untuk kali ini, TP PKK Babel menyasar wilayah Kecamatan Gabek. Mereka mengajarkan kader TP PKK Kecamatan Gabek bagaimana mengolah Ikan Tenggiri, Telur Cumi hingga Udang menjadi stik ikan, melalui Pelatihan Vocational Pengolahan Hasil Laut Dalam Bentuk Makanan Ringan dan Edukasi Peningkatan Daya Saing Produk.
Kegiatan yang berlangsung di Galeri Kericu dan Ampiang Cantiqa, Jalan Lintas Timur Pangkalpinang, pada Senin (28/9/2026) tersebut, diikuti puluhan Kader PKK Desa dan Kelurahan, yang tersebar di Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, dengan menghadirkan owner Galeri Kericu dan Ampiang Cantiqa, Era Mayasari.
Di kegiatan yang merupakan bagian dari Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) tersebut, peserta diajarkan beragam keahlian, di antaranya mengolah bahan baku dari hasil laut, berupa Ikan Tenggiri, Telur Cumi dan Udang, yang dikreasikan menjadi stik ikan, yang merupakan salah satu cemilan khas Bangka Belitung.
Selain itu, peserta juga diedukasi tentang cara mengemas produk, agar semakin menarik di mata konsumen, serta mampu menembus pasar Nasional bahkan Internasional.
Berkenaan dengan hal ini, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya PKK dalam merangkul dan memberdayakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta upaya menciptakan potensi ekonomi baru di daerah.
"Hari ini kita menghadirkan Bu Era sebagai narasumber. Ini upaya PKK dalam merangkul dan memberdayakan pelaku UMKM, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta upaya menciptakan potensi ekonomi baru di daerah," kata Noni.
"Bu Era mengedukasi kader PKK Kecamatan Gabek dan masyarakat sekitar, tentang cara mengolah bahan baku dari hasil laut, yakni Ikan Tenggiri, Telur Cumi dan Udang, yang dikreasikan menjadi stik ikan," sambungnya.
Noni berharap, acara tersebut dapat bermanfaat bagi peserta dan mampu menambah variasi dan daya saing produk UMKM di daerah.
"Meski peserta tidak memiliki UMKM, tapi mereka bisa menjadikan stik ikan ini sebagai cemilan keluarga. Makanan dengan bahan baku ikan sangat bermanfaat untuk kesehatan," ujarnya.
"Karena mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan juga untuk pertumbuhan anak-anak. Semoga acara ini bermanfaat, khususnya bagi masyarakat sekitar dan Kepulauan Bangka Belitung," lanjutnya.
Sementara itu, owner Galeri Kericu dan Ampiang Cantiqa, Era Mayasari mengungkapkan bahwa stik ikan, merupakan inovasi dari kericu.
"Produk utama kita Kericu, tapi kita inovasikan lagi menjadi stik ikan. Bahannya beragam, bisa menggunakan ikan tenggiri, telur cumi ataupun udang," jelas Era.
Melansir dari berbagai sumber, Stik Ikan Bangka Belitung, merupakan salah satu cemilan kering tradisional khas Kepulauan Bangka Belitung, yang sangat populer dan kerap dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan.
Hidangan ini dibuat menggunakan bahan dasar utama daging ikan segar, seperti ikan tenggiri yang dihaluskan, lalu dicampur dengan tepung sagu, telur dan bumbu dapur.
Berbeda dengan fish stick Barat yang dilapisi tepung roti, stik ikan Bangka Belitung memiliki adonan yang diulen hingga Kalis, dibentuk silinder memanjang tipis mirip French fries, lalu digoreng hingga garing.
Rasa cemilan ini sangat gurih dengan aroma ikan yang kuat serta teksturyang yang sangat renyah dan rapuh saat digigit. Makanan ini memiliki kemiripan dengan getas, hanya saja teksturnya berbeda pada bentuk cetakannya.
Sumber : Dinas Kominfo
Penulis : J. Suprana
Editor : Vera
Fotografer : Ferdinand/Faris