PANGKALPINANG — Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani menegaskan, keberadaan Duta Bahasa memiliki peran strategis dalam...
Noni Hidayat Tegaskan Keberadaan Duta Bahasa Miliki Peran Strategis Perkenalkan Bahasa dan Budaya Lokal
PANGKALPINANG — Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani menegaskan, keberadaan Duta Bahasa memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya lokal, khususnya kepada generasi muda.
Menurut Noni Hidayat, seorang Duta Bahasa tidak hanya dituntut memiliki pemahaman terhadap Bahasa Indonesia dan bahasa asing, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Bangka Belitung.
“Tentunya sebagai seorang duta bahasa selain Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing, pemahaman Bahasa Daerah khususnya Bahasa Melayu Bangka dan Melayu Belitung agar jati diri bahasa Ibu tidak hilang dan dapat digaungkan,” ujar Noni Hidayat, saat menerima audiensi Duta Bahasa Bangka Belitung 2026, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Senin (31/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menyampaikan dukungannya terhadap Duta Bahasa Babel 2026, yakni Sejuang, Erlangga dan Josephine, yang akan berlaga di Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2026, di Hotel Mercure Batavia Jakarta, 14-19 September 2026 mendatang.
Dalam menghadapi ajang tersebut, kata Noni Hidayat, mereka memproduksi beberapa lagu yang menggunakan sastra Bangka Belitung, di antaranya, Megat Serimbun Daun, Putri Pinang Gading, Naga Puako Teluk Kelabat dan Asal Usul Tanjung Penyusun.
"Audiensi hari ini menjadi momentum untuk memberikan dukungan sekaligus pesan kepada para Duta Bahasa Bangka Belitung, agar dapat membawa semangat pelestarian bahasa dan sastra daerah ke tingkat nasional," ujarnya.
“Kridanya keren, sudah seharusnya lokalitas dari Bangka Belitung harus terus dilestarikan. Tentu saya sangat mendukung Sejuang, Erlangga dan Josephine, sebagai Duta Bahasa Babel 2026, untuk berkompetisi di tingkat nasional,” sambungnya.
Ia berharap keikutsertaan Duta Bahasa Babel di tingkat nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sastra, bahasa, budaya, dan potensi Bangka Belitung kepada masyarakat yang lebih luas.
"Keikutsertaan mereka di ajang tingkat nasional ini, kita harapkan bisa menjadi representasi generasi muda Bangka Belitung dalam membawa pesan tentang pentingnya pengutamaan Bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing," pungkasnya.
Sumber : Dinas Kominfo
Penulis : Faris
Editor : J. Suprana
Fotografer : Faris