PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi...

31/08/2026

Jadi Narasumber Talkshow "Money Talk", Noni Hidayat Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Pengelolaan Keuangan untuk Keberlangsungan Usaha

PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menjadi Narasumber Dialog Interaktif (talkshow) "Money Talk: Finansial Sehat, Keluarga Kuat", di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Minggu (30/8/2026).

Talkshow ini, diikuti ratusan peserta meliputi, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta anggota Dekranasda, PKK dan Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mengawali penyampaiannya, Noni Hidayat mengatakan, pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci sukses dalam menjalankan usaha. Noni Hidayat melanjutkan, selain membantu menjaga keberlangsungan usaha, manajemen keuangan yang baik juga dapat memperkuat kondisi ekonomi keluarga dan masyarakat.

Menurut Noni Hidayat, dunia usaha selalu diwarnai dinamika pasang surut yang memerlukan dana cadangan. Oleh karenanya, lanjut Noni Hidayat, para pelaku usaha harus mengalokasikan dana khusus untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha, agar modal usaha tetap terjaga, meskipun kondisi usaha sedang lesu.

"Pengalaman pribadi saya, dalam menjalankan bisnis itu ada naik turunnya. Kadang untung, kadang minus. Demi terjaganya keberlangsungan usaha, pelaku usaha harus mengalokasikan dana cadangan, ini penting agar modal tetap terjaga, meski kondisi usaha lesu," ucap Noni Hidayat, dihadapan ratusan peserta talkshow.

Lebih lanjut Noni Hidayat mengingatkan agar masyarakat pelaku usaha harus pintar membedakan antara modal dan keuntungan. Menurut dia, keuntungan usaha, baru dapat dihitung setelah seluruh modal bahan dasar dan biaya operasional terpenuhi.

Noni Hidayat berpesan, agar keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha tidak langsung dihabiskan untuk kebutuhan konsumtif keluarga. Sebagian keuntungan, lanjut dia, sebaiknya disisihkan sebagai dana cadangan dan pengembangan usaha.

"Jika memperoleh keuntungan besar, jangan lupa disisihkan untuk pengembangan usaha. Jangan langsung dihabiskan. Selain bisa dijadikan sebagai dana cadangan, bisa juga dipakai untuk mensubsidi keberlangsungan usaha di bulan-bulan berikutnya, jika terjadi penurunan penjualan," ujarnya.

Noni Hidayat berharap masyarakat khususnya pelaku UMKM dan kerajinan lokal, ke depannya semakin cermat dalam mengelola dan mengambil keputusan keuangan, supaya mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Subekti Saputra, mengatakan talkshow tersebut menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, perlindungan konsumen, penggunaan layanan keuangan secara bijak, serta pemberdayaan ekonomi melalui usaha produktif

“Melalui edukasi dan arahan manajemen keuangan ini, diharapkan para pelaku UMKM dan kerajinan lokal di Bangka Belitung tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki ketahanan finansial yang kuat dalam menjalankan usahanya,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

Untuk diketahui, talkshow bertajuk "Money Talk: Finansial Sehat, Keluarga Kuat" ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Explore Babel 2026.

Selain menghadirkan Noni Hidayat, talkshow ini turut menghadirkan Ketua Ikatan Istri Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (IIPOJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Serli Eko Wijaya, serta Ketua PIPEBI perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Clartje Awulle, sebagai narasumber.

Sumber : Dinas Kominfo

Penulis : Vera

Editor : J. Suprana

Fotografer : Ibnu/Yoska

Bagikan Postingan Ini