PANGKALPINANG — Pawai karnaval dan sepeda hias dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pangkalpinang, Kamis (27...

27/08/2026

Pawai Karnaval HUT Ke-81 RI Tingkat Provinsi Babel Bawa Berkah bagi Pedagang

PANGKALPINANG — Pawai karnaval dan sepeda hias dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pangkalpinang, Kamis (27/8/2026), tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

Di tengah kerumunan warga yang memadati sepanjang rute pawai hingga kawasan panggung kehormatan Titik 0 Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, membawa berkah bagi para pedagang. Mainan anak, makanan, hingga minuman dingin laris diburu penonton dan peserta pawai.

Salah satunya Hasmawati (40), pedagang mainan asal Kelurahan Pintu Air, Pangkalpinang. Sejak enam tahun terakhir, dia memang menjadikan kawasan Alun-alun Taman Merdeka sebagai tempat berjualan.

Namun, momen pawai selalu menjadi kesempatan tersendiri bagi ibu empat anak itu untuk menambah penghasilan keluarga.

Berbagai mainan dengan warna mencolok dan bunyi-bunyian otomatis menarik perhatian anak-anak yang datang bersama orang tua mereka. Harganya pun beragam, mulai dari boneka kecil Rp5.000 hingga mobil remote seharga Rp100.000.

Ada pula mobil-mobilan, pistol-pistolan, dan berbagai jenis mainan anak lainnya. “Alhamdulillah jualan mainan lumayan ramai tahun ini. Hari ini (27/8/2026) dagangan banyak yang laku, tapi kemarin (26/8/2026) sepi pembeli,” kata Hasmawati.

Menurut dia, keramaian pawai baris-berbaris, karnaval, dan sepeda hias menjadi momentum yang selalu ditunggu. Jumlah warga yang datang membuat dagangannya lebih cepat terjual dibanding hari biasa.

Bagi Hasmawati, keuntungan tersebut bukan sekadar soal ramainya pembeli. Pendapatan dari berjualan di tengah kemeriahan pawai dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Berkah serupa dirasakan Ari (26), pedagang minuman asal Kelurahan Gabek, Pangkalpinang. Sehari-hari Ari berjualan di kawasan Dealova. Namun, pada momen pawai, dia bersama istrinya memilih membuka lapak di sekitar Alun-Alun Taman Merdeka.

Mereka menjajakan air kelapa, es jeruk, dan es teh manis dengan harga Rp5.000 per gelas. “Hasilnya lumayan hari ini (27/8/2026). Hingga pawai berakhir, sekitar 400 gelas minuman berhasil terjual,” ujar Ari.

Cuaca yang cukup terik turut membantu dagangannya. Warga yang berdesakan menyaksikan pawai membutuhkan minuman untuk melepas dahaga. “Cuaca panas, jadi banyak yang membeli minuman,” katanya.

Keramaian tersebut mendapat respons positif dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, melalui Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Afriyanto.

Menurut Fery, kemeriahan pawai tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil.

“Semarak pawai ini selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian lokal, terutama UMKM yang memanfaatkan ramainya penonton pawai untuk mencari rezeki,” ucap Ferry.

Fery mengajak masyarakat menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme.

Dia turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan selama rangkaian pawai berlangsung.

“Melalui semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini kita jadikan momentum untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat gotong royong, termasuk menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan pawai,” pungkasnya.

Sumber : Dinas Kominfo

Penulis : Vera

Editor : J. Suprana

Fotografer : Idris/Ibnu

Bagikan Postingan Ini