PANGKALPINANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengambil langkah strategis dengan...
Gandeng Lintas Sektor, Ketua TP PKK Babel Optimis Target Indonesia Emas 2045 Tercapai
PANGKALPINANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengambil langkah strategis dengan menggandeng dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan seluruh program kerja berdampak langsung kepada masyarakat.
Instansi tersebut tidak hanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel saja, namun juga dari instansi vertical di Provinsi Babel.
Langkah awal dimulai dengan beraudiensi dengan sejumlah instansi terkait di Rumah Dinas Gubernur Babel Selasa (2/6/2026).
Pertemuan yang di pimpin langsung Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat itu dihadiri jajaran Pengurus TP PKK Babel, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ari Primajaya, Pengendali Ekosistem Hutan DLHK Dwi Eva Kustianingrum, serta Katim Penggerakan Masyarakat dan Pengelola Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Babel, Utiwi Dardini.
Noni Hidayat dalam kesempatan itu mengatakan, tujuan utama dari audiensi ini adalah untuk menyelaraskan arah gerak TP PKK dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) OPD serta instansi vertikal, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), BKKBN Perwakilan Babel, Dinas Koperasi dan UMKM.
"Setiap program PKK memiliki irisan langsung dengan kerja teknis OPD, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan. Sehingga Program Pokok PKK diharapkan tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan manfaatnya langsung dirasakan keluarga di 7 kabupaten/kota," ujar Noni.
Dalam kolaborasi antara TP PKK Babel bersama sejumlah instansi terkait, melahirkan sejumlah rencana aksi nyata di berbagai bidang:
- Pelestarian Lingkungan: Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Hari Kesatuan Gerak PKK, TP PKK Babel bersama DLHK dan komunitas akan menanam 1.000 mangrove di Desa Baskara Bakti pada 5 Juni 2026. PKK melalui Dasawisma akan menggerakkan kader hingga tingkat RT, sementara DLHK menyiapkan teknis dan pendampingan.
- Kesehatan dan Kesejahteraan: Bersama BKKBN, TP PKK melanjutkan Perjanjian Kerja Sama dengan fokus pada pengentasan stunting, penyediaan air bersih, rumah layak huni, dan menyukseskan program Mitra Genting. BKKBN akan menyuplai data valid, sementara kader PKK bergerak di garda terdepan mendampingi keluarga berisiko.
- Penguatan Ekonomi: Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, kerja sama difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha mikro keluarga melalui pelatihan keterampilan, manajemen usaha, legalitas Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), hingga perluasan akses pasar produk binaan.
Menutup audiensi tersebut, Noni Hidayat menegaskan, OPD dan instansi vertikal bukanlah penonton, melainkan pemain utama bersama PKK di lapangan.
Dengan kolaborasi yang semakin solid, Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat optimis target Indonesia Emas 2045, perwujudan keluarga berkualitas, serta mewujudkan Bangka Belitung yang sejahtera dapat tercapai secara efektif.
"Kita kejar dari pintu ke pintu. Bersama OPD dan Instansi Vertikal, kita pastikan tidak ada keluarga yang tertinggal," pungkas Noni.
Sumber : Dinas Kominfo
Penulis : Imelda
Editor : Ahmad
Fotografer : Jo Fandi/Royan