HIDUP lagi adem-ademnya, tapi ada aja yang buat gondok.
Ini kejadiannya pas aku lagi SMP atau SMA (lupa dikit), tiba-tiba temen-temen pada nge-chat aku nanya,

“Eh, kamu siapanya dia ya?”, “Ciee”, “Langgeng yaa!”, dan masih banyak lagi.

Aku yang nggak ngerti apa-apa, bingung dong jawabnya.

Awalnya aku pikir, mereka cuma bercanda atau sekadar nge-prank. Tapi, makin lama makin banyak yang nanya hal yang sama, aku mulai curiga, ada apa sih sebenarnya? Terus, salah satu temen deket aku akhirnya kasih tahu kalau foto aku dipajang di foto profil Facebook orang tersebut.

Fyi, ini fotonya bukan foto macem-macem yaa, foto selfie biasa kok!

Anehnya, orang ini sebenarnya aku kenal, tapi, ya... nggak berteman di Facebook. Terus, nggak ada angin nggak ada hujan, tau-tau foto aku dipajang di profilnya. Jujur aja, aku kaget banget. Aku langsung ngecek, dan bener aja, di situ ada foto aku dengan caption yang bikin seolah-olah kami ini lagi menjalin hubungan, padahal ngga. Bodohnya lagi isi komentarnya rame dan support dengan hubungan ini.

Akhirnya karena malu, aku coba kontak orang itu dan minta dia buat ganti foto profilnya. Mana orangnya kekeuh lagi bilang bukan dia yang pasang profil tersebut, hadeh.

Setelah melalui drama yang cukup panjang, akhirnya masalah ini selesai dan foto profilnya diganti meski agak lama prosesnya. Tapi tetep aja, aku jadi mikir, ternyata dampak dari hal sepele kayak gini bisa besar banget.

Kedepannya, aku jadi lebih hati-hati dan sadar betapa pentingnya menjaga privasi dan batasan dengan orang lain, terutama di media sosial.

Siapapun yang baca ini juga hati-hati ya, siapa tahu ada orang iseng yang mencoba memanfaatkan foto atau informasi kalian tanpa izin.