Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Senin, 10 November 2025 lalu, merupakan tahun ke-10 dilaksanakannya kegiatan Kemenkeu Mengajar. Tahun ini, Kemenkeu Mengajar dilaksanakan di tiga sekolah di wilayah Kabupaten Bangka, yaitu: SD Negeri 23 Belinyu, SD Negeri 24 Belinyu, dan SMA Negeri 1 Riau Silip. 

Kemenkeu Mengajar merupakan kegiatan kesukarelawanan non-APBN yang dilakukan oleh para pegawai Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia dalam rangkaian peringatan Hari Oeang. Selama satu hari mengajar ini, para pegawai Kementerian Keuangan menyebarkan inspirasi mengejar cita-cita, mengajarkan adik-adik siswa tentang literasi keuangan dan pengelolaan keuangan negara secara ringan sesuai dengan jenjang usianya. 
 

Acara dilaksanakan secara serentak di masing-masing sekolah dan dibuka dengan upacara bendera peringatan Hari Pahlawan. Momen ini sangat tepat dalam mengingatkan kita bahwa dengan menjadi relawan, berkarya dan berkontribusi bagi negeri adalah bentuk kepahlawanan masa kini.

Antusiasme para siswa dan guru yg sangat tinggi dalam menyambut kegiatan ini ditunjukkan dengan penampilan bakat para siswa. SD Negeri 23 Belinyu yang menampilkanbebagai tari kreasi, Duta Berpantun, dan menyanyi solo.  SD Negeri 24 Belinyu menampilkan Tari Tradisional Nuju Jerami, Senam Anak Indonesia Hebat, dan Tarian Kreasi Tabola-bale. SMA Negeri 1 Riau Silip juga tak kalah semangat dengan aksi Drumband Gita Maras Bahana yang meriah.

Kegiatan mengajar berlangsung di dalam kelas dengan penyampaian materi oleh para relawan. Siswa diajarkan tentang literasi keuangan, pengelolaan   APBN, serta pentingnya menjaga keuangan negara agar bermanfaat secara penuh untuk pembangunan dan kemajuan bangsa. Materi pengelolaan keuangan negara yang sebenarnya kompleks dapat disampaikan para relawan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh para siswa sesuai dengan jenjang usianya. Selingan berupa permainan-permainan edukatif dilakukan untuk menyampaikan materi dengan menyenangkan. 
 

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Riau Silip, Bapak      Amirullah menyampaikan “Kehadiran relawan                 Kemenkeu memberikan dampak transformatif melalui penyampaian materi APBN dan alokasi dana yang disajikan secara interaktif, relevan, dan mudah dipahami oleh siswa, yang sering menganggap topik ini abstrak.”

Untuk meningkatkan semangat belajar, para relawan juga menanamkan inspirasi kepada adik-adik siswa untuk meneruskan pendidikan setinggi-tingginya dan menuliskan impiannya pada poster pohon cita-cita yang kemudian dipajang di kelas.                Pohon cita-cita tersebut menjadi pengingat bahwa mengejar cita-cita sama seperti merawat pohon, memerlukan usaha konsisten sejak menanam benihnya, merawatnya hingga tumbuh tinggi, hingga buah manisnya dapat dinikmati kemudian.
 

Sejalan dengan hal ini, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Prov. Bangka Belitung, Ibu Syukriah HG, yang berkesempatan hadir di SD Negeri 24 Belinyu menyampaikan, “Para siswa adalah masa depan Bangsa Indonesia. Semua uang negara yang dikelola dengan baik merupakan investasi dalam membangun masa depan generasi penerus yang kelak menggantikan kita dalam memajukan Bangsa Indonesia”

Selama satu decade, Kemenkeu Mengajar telah menghidupkan semangat inklusi Pendidikan, mengingatkan kita bahwa peran mencerdaskan generasi penerus tidak hanya tugas guru namun tugas seluruh lapisan masyarakat. Melalui Kemenkeu Mengajar, kita menunjukkan bahwa menjadi pahlawan masa kini bisa dilakukan dengan cara sederhana: berbagi ilmu, menyalakan inspirasi, dan menanamkan nilai cinta tanah air kepada generasi penerus. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Satu guru menginspirasi satu kelas, satu relawan menginspirasi satu sekolah, dan bersama-sama kita menginspirasi Indonesia.