Babel seMakin Cakep Digital: Judi Online Permasalahan dan Dampaknya di Indonesia
Sejak awal kemunculannya, judi online telah memicu segudang permasalahan dalam masyarakat. Meskipun secara statistik jumlah penggunanya di Indonesia relatif kecil, kerugian sosial-ekonomi yang ditimbulkan terbukti cukup besar. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk segera menanggulangi bahaya judi online demi masa depan bangsa.
Fenomena Judi Daring di Indonesia
Fenomena judi daring tengah menjadi persoalan yang cukup marak di Indonesia. Salah satu yang paling sering terjadi adalah terlilit utang karena seluruh harta benda ludes di meja taruhan. Selain itu, degradasi kualitas kehidupan akibat menyusutnya produktivitas karena banyak waktu terbuang untuk berjudi dan terabaikannya kebutuhan primer keluarga. Akhirnya, memicu persoalan lebih besar lagi seperti disharmoni rumah tangga, persoalan sosial di masyarakat dan dunia pekerjaan, hingga kriminalitas.
Regulasi dan Penegakan Hukum
Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai regulator pemakaian media digital di Indonesia tak pernah lelah mengingatkan, judi daring dalam bentuk apa pun adalah kegiatan ilegal. Penggunaan segala macam bentuk permainan judi di media internet merupakan tindakan melawan hukum yang dapat dikenai pasal pidana. Berdasarkan Pasal 303 bis KUHP, para pemain judi dapat menerima hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda maksimal sebesar Rp 10 juta.
Statistik dan Dampak Ekonomi
Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada Januari 2023 menunjukkan setidaknya 34,26 persen responden mengetahui adanya situs judi di internet. Sementara itu, jumlah responden yang mengakses relatif sedikit, yakni 5,61 persen. Jika angka ini diasumsikan riil secara proporsional, jumlah penduduk Indonesia yang aktif berjudi secara daring diperkirakan mencapai 15,5 juta orang.
Aplikasi permainan kasino online seperti Higgs Domino Island dapat memberikan gambaran atas besarnya dampak ekonomi yang ditimbulkan. Aplikasi ini tercatat memiliki rata-rata 12,4 juta pengguna aktif per bulan di Indonesia selama kurun waktu Agustus 2022 hingga Juli 2023. Dari jumlah tersebut, Higgs Domino Island mampu meraup pemasukan sekitar Rp 18,9 miliar per bulan dari pembelian di dalam aplikasi (in-app purchase).
Praktik jual beli chip virtual Higgs Domino Island di luar aplikasi sangat marak terjadi, dengan perputaran uang dari aktivitas perjudian melalui aplikasi itu ditaksir mencapai Rp 2,2 triliun per bulan. Jika dibagi rata dengan jumlah pengguna aktif, tiap pengguna menghabiskan rata-rata Rp 177.419 per bulan untuk kegiatan perjudian via aplikasi daring itu, yang setara dengan 6,1 persen dari rata-rata upah minimum provinsi se-Indonesia tahun 2023 sebesar Rp 2,9 juta.
Kerugian Ekonomi dan Sosial
Kerugian ekonomi ini hanya salah satu dari berbagai masalah yang dapat timbul dari perjudian daring. Masalah lain yang potensial menyertai fenomena judi daring itu adalah gangguan kecanduan berjudi. Menurut Asosiasi Psikiatri Amerika dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders V (DSM-5), kecanduan judi telah dikategorikan sebagai salah satu bentuk gangguan mental. Berjudi dapat menimbulkan stress, kecemasan, depresi, bahkan dorongan untuk bunuh diri.
Sebagaimana zat adiktif lain, seperti narkoba atau nikotin, berjudi dapat menstimulasi otak sehingga merasakan sensasi senang, puas, seru, penasaran, dan lain sebagainya. Keinginan untuk selalu merasakan sensasi itulah yang dapat memicu candu yang sulit dihilangkan. Tak hanya itu, stimulasi yang terjadi secara terus menerus tersebut pada akhirnya dapat berakibat pada disfungsi hormon seperti meningkatnya impulsivitas dan gangguan emosional. Penjudi akut juga cenderung melakukan apa pun demi dapat terus berjudi, seperti berbohong, menggadaikan harta benda, hingga mengutang.
Upaya Pemerintah dan Tantangan
Pemerintah, dalam hal ini Kemenkominfo, sebenarnya sudah berusaha memberantas 1.500-an situs judi online per hari. Namun, upaya ini masih menemui banyak tantangan. Operator judi menggunakan metode enkripsi dan layanan virtual private network (VPN) untuk menyembunyikan lokasi fisik dan identitasnya. Operator judi online kian jamak menggunakan aplikasi smartphone yang makin menyulitkan proses deteksi.
Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha menyebutkan, operator judi menggunakan metode enkripsi dan layanan virtual private network (VPN) untuk menyembunyikan lokasi fisik dan identitasnya. Ditambah lagi, operator judi online kian jamak menggunakan aplikasi smartphone yang makin menyulitkan proses deteksi. Pemerintah telah memutuskan bahwa perjudian lebih banyak mendatangkan efek negatif ketimbang positif, termasuk rusaknya moral bangsa, bertentangan dengan nilai agama dan Pancasila, serta merusak disiplin dan etos kerja.
Fenomena judi daring atau online tampak semakin menjamur di tengah masyarakat Indonesia, dengan segala bentuk kerugian ekonomi dan sosial yang ditimbulkannya. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak mengingat modus operasi perjudian daring ini sangat sulit diberantas. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya, namun tantangan dalam memberantas perjudian daring masih sangat besar. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan teknologi yang lebih canggih menjadi kunci utama dalam menanggulangi bahaya judi online demi masa depan bangsa yang lebih baik.
Sumber : Diskominfo
Penulis : Leo Randika., M.I.Kom.
Fotografer : Ai